Proses Pengolahan Kayu

Banyak aktivitas yang dilakukan oleh pengusaha kayu untuk menyiapkan bahan mentah hingga dapat dijual pada konsumen. Proses ini dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Persiapan yang dilakukan mencakup penyiapan bahan mentah, peralatan, tenaga kerja, hingga sistem pemasaran.

Beberapa perusahaan kayu melakukan alur kerja yang sistematis dan menyesuaikan dengan standar operasional untuk menjaga kualitas. Kayu yang dihasilkan harus dapat bersaing di pasaran sehingga harus melewati proses pengerjaan yang sempurna. Peralatan yang menggunakan berbagai teknologi dapat menjadi sarana yang tepat untuk memperlakukan kayu dengan benar.

Beberapa hal yang dilakukan untuk menyiapkan kayu diantaranya:
Pemotongan
Pemotongan kayu dilakukan dengan cara menggergaji. Cara yang dapat dilakukan menggunakan dua cara, yaitu secara manual dan menggunakan mesin. Saat ini banyak perusahaan kayu yang menggunakan tenaga mesin untuk memotong kayu. Kayu log yang besar dapat dipotong dengan menggunakan mesin gergaji, sehingga hasilnya akan lebih cepat dan rapi.

Membelah kayu besar seperti log, harus dilakukan dengan hati-hati, karena kayu mudah sekali pecah jika tidak diperlakukan dengan baik. jual kayu di batam yang harus ditempuh untuk memotong kayu diantaranya adalah:
1. Debarkling, yaitu proses menguliti batang pohon dari kulit kayu. Proses menguliti harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak penampang kayu inti. Ini bertujuan agar perolehan kayu dapat maksimal.
2. Decking. Setelah kayu bersih, maka dilakukan pemisahan sesuai dengan jenis, ukuran dan tujuan penggunaannya. Pemisahan kayu ini memerlukan tempat yang luas, karena kayu yang berjumlah banyak akan ditempatkan sesuai dengan spessifikasinya.
3. Pemotongan pertama yang dilakukan adalah menjadi bongkahan balok besar. Pemotong harus dapat menemukan cara memotong yang sesuai agar dapat menghasilkan potongan yang banyak. Tujuan dari proses ini adalah memaksimalkan hasil potong dengan mengurangi limbah kayu.
4. Triming, yaitu pemotongan kayu yang lebih spesifik, namun masih bersifat kasar. Kayu yang dihasilkan dalam proses ini dapat berupa potongan papan atau balok.
Pengeringan

Setelah kayu dipotong maka proses selanjutnya adalah mengeringkan kayu. Pengeringan dapat dilakukan dengan menjemur biasa atau menggunakan alat lain. Banyak cara yang dilakukan untuk proses pengeringan ini, beberapa alat digunakan sebagai media pengeringan, disesuaikan dengan kemampuan perusahaan kayu. Ada yang menggunakan oven, tabung, dan memanfaatkan teknologi sederhana dengan pemanfaatan ruangan.

Penghalusan
Kayu yang kering masih dalam kondisi yang kasar. Agar nilai jual kayu tinggi, kayu yang kasar ini harus dihaluskan permukaannya. Cara yang dilakukan biasanya dengan menggunakan mesin penghalus dan menghasilkan bermacam tekstur sesuai dengan kebutuhan.

Pendistribusian
Langkah ini menjadi proses penting agar penjualan kayu dapat memuaskan para konsumen. Pendistribusian dilakukan dengan hati-hati agar kualitas kayu dapat terjaga.

Panjangnya proses pengolahan kayu tidak membuat bisnis ini surut. Pabrik kayu Batam telah melakukan usaha di bidang ini sejak lama, telah memberikan kayu berkualitas yang tersebar di berbagai daerah. Perusahaan ini tetap bertahan karena telah mengikuti standar kerja dengan terus memperbaiki sistem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *